Rekaan
Di sore yang bersih dari mendung,
kita duduk
berhadapan dan sesekali menatap
aku memandang
jauh matahari yang hampir menghilang
saat kamu sibuk
menata letak gelas-gelas kita.
Mata kita kembali
bertemu,
saling tersipu
dengan kehangatan yang penuh.
Kita, bertemu lagi
di sore yang
sama saat pertama jatuh hati,
Kita, tersenyum
lagi meski kali ini
datang
lagi untuk mengakhiri.
Kita, sudah begitu dipenuhi
dengan kesiapan hati.
Di sore yang
belum pernah terjadi.

0 comments