Charitri

  • Home
    • Version 1
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Jika tak salah hitung, saat itu lima jam sebelum takbir Lebaran. Tak pernah kubayangkan melihat diriku hancur di tengah hingar bingar Kemenangan. Tangisku tak kalah berisik beradu dengan takbir anak-anak yang memekik, sedang ibuku tak berhenti bertanya kemana kamu dan keluargamu pergi mudik.

Semalaman kubaca ulang percakapan terakhir kita, perdebatan panjang yang tak kumenangkan hingga beberapa pesanmu yang berulang untuk minta dimaafkan. Sudah kumaafkan meski besok bukanlah Lebaran. Entah ini karena memang betul bentuk perasaan atau hanya sebuah penghiburan, kamu tawarkan diri dan waktu jika nanti barangkali aku butuh bantuan. Terima kasih, tapi hari ini aku sudah cukup menyedihkan.

Hari itu hari Lebaran, butuh waktu yang lama untuk bisa melangkah keluar kamar dengan nyaman. Tangisku sudah pecah meski belum mulai sungkeman, air mataku terus menghapus riasan. Ibu tanya kamu datang kapan, sepupu tanya bisa dikenalkan kapan, sisanya memeluk mendoakan. Andai kamu tahu bagaimana di rumah ini kamu begitu dirayakan, apa kamu masih tetap ingin meninggalkan?


Kupahami lagi keputusanmu tak ingin lagi bertahan, meski aku juga tak begitu paham kompromi mana dariku yang kamu rasa memberatkan.

Mungkin karena hari itu Lebaran, hatiku seakan menjadi begitu lapang.

Mungkin karena hari itu Lebaran, air mataku tertahan oleh banyaknya senyuman.

Mungkin karena hari itu Lebaran, kekalutan hatiku mereda tenang.

Mungkin karena hari itu Lebaran, aku melepasmu meski kepala masih penuh dengan banyak pertanyaan.


Entah bagaimana aku setelah Lebaran.


Entah dari mana akhir ini bermula, pinta yang sering kau anggap amarah atau diam yang kau balas dengan biar. Anggap saja pernah kita berdua bahagia, mesra bersamaku membuat hatimu penuh dengan sesak yang nyata, meski rasa yang terus tumbuh padaku ini adalah cinta tetap kau minta kumatikan dengan paksa. Anggap saja pernah kita berdua bahagia, sebaik-baik memulainya selesaipun kuusahakan aku akan baik-baik saja.

Tak apa, setidaknya salah satu dari kita bahagia.

Setidaknya, luka ini tak menjadi sia-sia.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

halo!

isi-isi kepala yang mencari teman bicaranya

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • 3GP Tour Ge Pamungkas - SURABAYA
    Surabaya, 24 Februari 2013. Terjadwal Surabaya sebagai kota selanjutnya setelah Sidoarjo dalam rangkaian tour sang juara Stand Up Comed...
  • Little I Can - Arif Alfiansyah
    Setelah berkunjung di Satu Bangsa Dalam Tawa di Jember minggu lalu, di Surabaya masih ada satu standup show yang sudah saya beli tike...
  • BUS EKA JAHAT
    Barusan baca artikel kalau pengemudi bus Mira dan Eka pada mogok di terminal Solo karena ada selisih dengan bus lokal Jogja Solo. BODO AMA...

Advertisement

Arsip Blog

  • ►  2025 (3)
    • ►  Oktober 2025 (1)
    • ►  Juni 2025 (1)
    • ►  Februari 2025 (1)
  • ▼  2024 (13)
    • ►  Desember 2024 (1)
    • ►  Oktober 2024 (1)
    • ►  Agustus 2024 (2)
    • ►  Juli 2024 (5)
    • ►  Juni 2024 (2)
    • ▼  Mei 2024 (2)
      • Lebaran
      • Bahagialah
  • ►  2023 (11)
    • ►  Agustus 2023 (2)
    • ►  Juli 2023 (1)
    • ►  Mei 2023 (1)
    • ►  April 2023 (1)
    • ►  Maret 2023 (3)
    • ►  Februari 2023 (2)
    • ►  Januari 2023 (1)
  • ►  2022 (23)
    • ►  Desember 2022 (1)
    • ►  November 2022 (2)
    • ►  Oktober 2022 (1)
    • ►  September 2022 (1)
    • ►  Agustus 2022 (1)
    • ►  Juli 2022 (5)
    • ►  Juni 2022 (2)
    • ►  April 2022 (3)
    • ►  Maret 2022 (3)
    • ►  Februari 2022 (2)
    • ►  Januari 2022 (2)
  • ►  2021 (3)
    • ►  Mei 2021 (1)
    • ►  April 2021 (2)
  • ►  2020 (2)
    • ►  Oktober 2020 (1)
    • ►  Juni 2020 (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  Agustus 2017 (1)
  • ►  2016 (13)
    • ►  September 2016 (2)
    • ►  Agustus 2016 (1)
    • ►  Juni 2016 (1)
    • ►  Mei 2016 (2)
    • ►  April 2016 (3)
    • ►  Maret 2016 (2)
    • ►  Februari 2016 (1)
    • ►  Januari 2016 (1)
  • ►  2015 (15)
    • ►  November 2015 (1)
    • ►  September 2015 (3)
    • ►  Agustus 2015 (1)
    • ►  Juli 2015 (1)
    • ►  Juni 2015 (2)
    • ►  Mei 2015 (1)
    • ►  Februari 2015 (3)
    • ►  Januari 2015 (3)
  • ►  2014 (10)
    • ►  November 2014 (1)
    • ►  Agustus 2014 (2)
    • ►  Juni 2014 (1)
    • ►  Mei 2014 (2)
    • ►  Maret 2014 (2)
    • ►  Januari 2014 (2)
  • ►  2013 (15)
    • ►  Desember 2013 (3)
    • ►  November 2013 (1)
    • ►  Oktober 2013 (1)
    • ►  September 2013 (2)
    • ►  Juni 2013 (1)
    • ►  Mei 2013 (2)
    • ►  April 2013 (1)
    • ►  Februari 2013 (3)
    • ►  Januari 2013 (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  November 2012 (1)
    • ►  Oktober 2012 (1)
    • ►  September 2012 (1)
    • ►  Juli 2012 (1)
    • ►  Juni 2012 (1)
    • ►  Mei 2012 (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Oddthemes

Copyright © Charitri. Designed by OddThemes