Charitri

  • Home
    • Version 1
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Aku paham betul, kamupun tak pernah memintaku barang sekali untuk merobohkan dinding sialan ini. Tapi suaramu yang lantang tiap kali memanggil namaku, dentuman dari tiap pukulanmu yang menggetarkan debu dari atas sana atau kerikil-kerikil yang kau lempar hingga menghujani kepalaku itu begitu tak bisa kuabaikan begitu saja. Belum lagi lubang kecil yang berhasil kau keruk berhari-hari dengan telunjukmu sepanjang percakapan-percakapan kita kala itu, pakai alasan saja ingin aku melihat jaket barumu.

Aku paham betul, lubang kecil itu tak lebih dari hasil kurang kerjaanmu sepanjang pembicaraan-pembicaraan kita. Tapi dari lubang itu, setitik cahaya memasuki ruangku. Awalnya aku mulai bisa melihat ujung-ujung jemariku, lalu bertambahnya jumlah dan diameternya semakin membuatku bisa melihat langit lagi; kebiasaanku pun berganti. Dulu aku bisa saja hanya bersandar sepanjang mendengarmu bercerita, mungkin sesekali berpindah posisi entah kanan-kiri atau kepala yang hampir sedekat ibu jari kaki, tapi hari ini entah mengapa langit yang tak seberapa luas kupandang ini begitu menenangkan dengan suaramu yang menjadi latar belakang.

Aku paham betul, bisa melihat langit lagi dan menemukan diriku kembali adalah satu hal yang harusnya mencukupkan aku. Aku begitu menyukai langit dan segala penghuninya, juga diriku yang sudah lama tak kusukai keberadaannya. Tapi tiba-tiba aku ingin melihat langit lebih luas lagi, aku ingin melihat sepatumu atau mungkin jaket-jaket barumu yang lain, aku ingin melihat matamu kala bercerita atau mungkin mendengarmu bernyanyi jika kamu tak lelah.

Aku paham betul, ketika akhirnya kamu bilang andai dinding ini tak ada atau mungkin lebih rendah lagi pagi itu kala bunga matahari sedang tinggi-tingginya di sana atau ketika hujan sore itu yang biasnya melahirkan pelangi, adalah kebingungan terbesarku sepanjang hari-hari kita. Hari itu aku aku memutuskan untuk menghancurkan dinding yang susah payah kubangun bersiap meninggalkan kegelapan paling nyaman.

Aku masih ingat bagaimana senyummu menyambutku hari itu, meski akhirnya aku hanya bisa memicingkan mata karena silaunya; entah karena senyummu atau langit yang terasa begitu luar biasa biru.

Aku masih ingat bagaimana kali pertama kulihat air matamu menetes, andai tak kamu pukul dinding malam itu aku juga tak akan pernah tau kamu tengah terisak ketika cerita dinding ini akhirnya sampai padamu, kamu bilang kamu paham betul mengapa akhirnya aku membangun ini semua namun aku hanya tak begitu paham mengapa kini kamulah alasanku membangun dinding ini kembali.

Kurasa memang cuma Malang yang hujan meski deras rasanya seperti gerimis manis yang biasa saja jika diterjang, sorenya yang dengan atau tanpa langit jingga kemerahannya masih begitu merona, atau segala bentuk manusia dan perasaannya yang kutemui di sepanjang jalan selalu bergerak lebih lambat dan sayang untuk dilewatkan. Pun kamu yang selalu membawaku melihat itu semua.

Kurasa dengan bermimpi untuk terus melihat itu semua bersamamu adalah satu dari bahagiaku. Rumah yang tak perlu taman luas pun tak apa asal ada pagarnya, anak-anak tetangga yang berebutan jambu air di depan rumah kita, atau pagi yang tergesa karena semalam kita saling membangunkan berujung bangun kesiangan.

Kurasa aku sudah cukup indah menggambarkan kamu dan Malang secara bersamaan, dengan rindu yang terus kau gaungkan sedang jarak tak henti kamu bentangkan. Malang masih seperti bait pertamaku meski tanpa kalimat terakhirnya, tak ada yang berubah hanya saja memang ada yang hilang. Kamu, juga perasaanmu yang entah apakah pernah ada itu.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

halo!

isi-isi kepala yang mencari teman bicaranya

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • 3GP Tour Ge Pamungkas - SURABAYA
    Surabaya, 24 Februari 2013. Terjadwal Surabaya sebagai kota selanjutnya setelah Sidoarjo dalam rangkaian tour sang juara Stand Up Comed...
  • Little I Can - Arif Alfiansyah
    Setelah berkunjung di Satu Bangsa Dalam Tawa di Jember minggu lalu, di Surabaya masih ada satu standup show yang sudah saya beli tike...
  • BUS EKA JAHAT
    Barusan baca artikel kalau pengemudi bus Mira dan Eka pada mogok di terminal Solo karena ada selisih dengan bus lokal Jogja Solo. BODO AMA...

Advertisement

Arsip Blog

  • ►  2025 (3)
    • ►  Oktober 2025 (1)
    • ►  Juni 2025 (1)
    • ►  Februari 2025 (1)
  • ►  2024 (13)
    • ►  Desember 2024 (1)
    • ►  Oktober 2024 (1)
    • ►  Agustus 2024 (2)
    • ►  Juli 2024 (5)
    • ►  Juni 2024 (2)
    • ►  Mei 2024 (2)
  • ►  2023 (11)
    • ►  Agustus 2023 (2)
    • ►  Juli 2023 (1)
    • ►  Mei 2023 (1)
    • ►  April 2023 (1)
    • ►  Maret 2023 (3)
    • ►  Februari 2023 (2)
    • ►  Januari 2023 (1)
  • ▼  2022 (23)
    • ►  Desember 2022 (1)
    • ►  November 2022 (2)
    • ►  Oktober 2022 (1)
    • ►  September 2022 (1)
    • ►  Agustus 2022 (1)
    • ►  Juli 2022 (5)
    • ►  Juni 2022 (2)
    • ►  April 2022 (3)
    • ►  Maret 2022 (3)
    • ▼  Februari 2022 (2)
      • Dinding
      • Malang
    • ►  Januari 2022 (2)
  • ►  2021 (3)
    • ►  Mei 2021 (1)
    • ►  April 2021 (2)
  • ►  2020 (2)
    • ►  Oktober 2020 (1)
    • ►  Juni 2020 (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  Agustus 2017 (1)
  • ►  2016 (13)
    • ►  September 2016 (2)
    • ►  Agustus 2016 (1)
    • ►  Juni 2016 (1)
    • ►  Mei 2016 (2)
    • ►  April 2016 (3)
    • ►  Maret 2016 (2)
    • ►  Februari 2016 (1)
    • ►  Januari 2016 (1)
  • ►  2015 (15)
    • ►  November 2015 (1)
    • ►  September 2015 (3)
    • ►  Agustus 2015 (1)
    • ►  Juli 2015 (1)
    • ►  Juni 2015 (2)
    • ►  Mei 2015 (1)
    • ►  Februari 2015 (3)
    • ►  Januari 2015 (3)
  • ►  2014 (10)
    • ►  November 2014 (1)
    • ►  Agustus 2014 (2)
    • ►  Juni 2014 (1)
    • ►  Mei 2014 (2)
    • ►  Maret 2014 (2)
    • ►  Januari 2014 (2)
  • ►  2013 (15)
    • ►  Desember 2013 (3)
    • ►  November 2013 (1)
    • ►  Oktober 2013 (1)
    • ►  September 2013 (2)
    • ►  Juni 2013 (1)
    • ►  Mei 2013 (2)
    • ►  April 2013 (1)
    • ►  Februari 2013 (3)
    • ►  Januari 2013 (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  November 2012 (1)
    • ►  Oktober 2012 (1)
    • ►  September 2012 (1)
    • ►  Juli 2012 (1)
    • ►  Juni 2012 (1)
    • ►  Mei 2012 (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Oddthemes

Copyright © Charitri. Designed by OddThemes