Siang itu sambil menatap aspal jalan bergerigi kecil yang
melukai lutut kananku, aku hanya bisa merasakan dingin sekujur tubuh. Aku
menatap wajahnya sebentar dan memutuskan kembali menunduk pada aspal jalanan.
Lututku tak terasa perihnya, hanya saja jantung ini berdebar tak ada ritmenya.
Mungkin aku sudah biasa dengan debar jantung ini saat bersamamu, tapi siang itu
jelas berbeda.
Kita bertemu lagi, setelah lagi-lagi memutuskan untuk
tidak bertemu lagi. Seperti itulah aku, yang sekeras apapun ingin pergi, tapi
akan luluh pada satu permintaan yang seringnya aku abaikan. Aku sudah duduk
menunggunya, tapi di jarak sekian ratus meter dari tempat kita seharusnya
bertemu. Seperti itulah dia, asam mukanya jarang terlihat. Bahkan dari jauh
begini pun rona wajah yang riang tetap terlihat.
Dia sibuk di depan layar handphone-nya dan tak butuh
waktu lama namanya sudah tertera di layar handphone milikku. Aku tersenyum,
mengabaikan panggilannya dan tetap mengamati dari jauh. Sebuah pesan muncul
darinya tepat di setelah panggilannya berakhir.
halo!
isi-isi kepala yang mencari teman bicaranya
POPULAR POSTS
-
Surabaya, 24 Februari 2013. Terjadwal Surabaya sebagai kota selanjutnya setelah Sidoarjo dalam rangkaian tour sang juara Stand Up Comed...
-
Setelah berkunjung di Satu Bangsa Dalam Tawa di Jember minggu lalu, di Surabaya masih ada satu standup show yang sudah saya beli tike...
-
Barusan baca artikel kalau pengemudi bus Mira dan Eka pada mogok di terminal Solo karena ada selisih dengan bus lokal Jogja Solo. BODO AMA...
Arsip Blog
-
►
2025
(3)
- ► Oktober 2025 (1)
- ► Februari 2025 (1)
-
►
2024
(13)
- ► Desember 2024 (1)
- ► Oktober 2024 (1)
- ► Agustus 2024 (2)
-
►
2023
(11)
- ► Agustus 2023 (2)
- ► April 2023 (1)
- ► Maret 2023 (3)
- ► Februari 2023 (2)
- ► Januari 2023 (1)
-
►
2022
(23)
- ► Desember 2022 (1)
- ► November 2022 (2)
- ► Oktober 2022 (1)
- ► September 2022 (1)
- ► Agustus 2022 (1)
- ► April 2022 (3)
- ► Maret 2022 (3)
- ► Februari 2022 (2)
- ► Januari 2022 (2)
-
►
2017
(1)
- ► Agustus 2017 (1)
-
▼
2016
(13)
- ► September 2016 (2)
- ► Agustus 2016 (1)
- ► April 2016 (3)
- ► Februari 2016 (1)
- ► Januari 2016 (1)
-
►
2015
(15)
- ► November 2015 (1)
- ► September 2015 (3)
- ► Agustus 2015 (1)
- ► Februari 2015 (3)
- ► Januari 2015 (3)
-
►
2014
(10)
- ► November 2014 (1)
- ► Agustus 2014 (2)
- ► Maret 2014 (2)
- ► Januari 2014 (2)
-
►
2013
(15)
- ► Desember 2013 (3)
- ► November 2013 (1)
- ► Oktober 2013 (1)
- ► September 2013 (2)
- ► April 2013 (1)
- ► Februari 2013 (3)
- ► Januari 2013 (1)
-
►
2012
(6)
- ► November 2012 (1)
- ► Oktober 2012 (1)
- ► September 2012 (1)
Diberdayakan oleh Blogger.
