Charitri

  • Home
    • Version 1
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us


Setelah berkunjung di Satu Bangsa Dalam Tawa di Jember minggu lalu, di Surabaya masih ada satu standup show yang sudah saya beli tiketnya. Jika SBDT di hari Jumat, 13 Desember 2013, standup show ini ada di hari Sabtu, 15 Desember 2013. Iya, selang beberapa hari sajaaa *seruput formalin*

Standup show milik @arif_alfiansyah ini digelar di Auditorium RRI pada Sabtu, 15 Desember 2013. Sekilas tak ada yang special dengan tanggal ini, karena dari event @StandupIndo_SBY biasanya juga digelar saat akhir pekan.
Little  I Can.
Dengan tagline I’m Little But I Can, Arif akan menceritakan awal perjalanan karirnya hingga kini mempunyai standup show sendiri. Dengan sajian komedi pastinya yaa.

Mungkin teaser ini bisa membantu :3

Dibuka oleh MC yang tiap segmen ganti baju. Ada @topenk_enk
Opener pertama ,@MhmmdLukmann
Opener kedua, @Dodit_Mulyanto


Opener ketiga, @TretanMuslim
Opener terakhir, @donooo182

Saya melewatkan opener pertama sore itu. Sayang sekali :’

Opener kedua membawakan materinya dibuka dengan Love Story di biolanya. Jadi setiap materi yang dibawakan Dodit, akan direfleksikan dalam sebuah lagu yang akan dia mainkan dengan biolanya. Eh bener ga sih bahasaku :))
Untuk Muslim sama Dono sebenernya baru nyadar saat perjalanan dari ke venue kalau bakal ketemu lagi di LiC setelah sebelumnya sudah dibuat kaku di SBDT Jember. Tapi kejutannya adalah, ada beberapa materi yang sudah saya dengar dua hari sebelumnya, tapi semacam  ada upgrade materi dan beberapa materi baru jadi saya masiiih juga dibuat ketawa sore itu.

Setelah penampilan para opener, #LiC ini juga ada penampilan dari teman-teman Arif di @LITTLEBREAKIN

Sore itu jadi sedikit mengerti siapa Arif Alfiansyah. Yang jarang orang tau bagaimana dia bisa sampai hingga sekarang.
Dari materi-materinya sore itu saya baru tau kalau Arif anak terakhir dari empat bersaudara ini tinggal di daerah Simorejo. Menghabiskan masa SMP di SMPN 3 Surabaya dan SMAN 4 Surabaya, Arif ga langsung jadi seperti sekarang ini. Seorang komika. Sempat jadi finalis Top Model  di tahun 2007, Arif juga pernah menjadi seorang Guru SD di salah satu SD di Surabaya pada 2010, menjadi figuran sinetron hingga kini menjalani pendidikan kesehatan bidang Akupuntur. Terjal Jendral!

Saya dibuat terkesan setiap materi yang ada campur tangan ibunya. Dan sempat sedikit kaget, ternyata orang yang saya ikut tertawakan sore itu telah berpulang. Ga ada kode atau clue yang akan membawa saya di berita ini, makanya kaget :D
Percaya atau engga, saya nangis. Iya, saya cengeng. Dan ternyata, 15 Desember tak hanya sebuah hari di akhir pekan. Tapi di 15 Desember waktu itulah, ibu Arif berpulang. Setelah satu ruangan dibikin haru, Arif bisa mengangkat suasana kembali. Semacam mempersingkat bagian ini, kami dibuat tertawa lagi. Hehe.

Selain membawa kami dari awal perjalanan Arif, materi-materi lain juga dibawakn. Mulai dari Generasi 90an hingga kisah-kisah mistis dalam hidupnya sebagai ahli ghaib (?) :))) Juga disela penampilannya, diputarkan satu video sebagai debut terlama-nya sebagai figuran bersama Romy Rafael loh. Riccuuh.
Satu jam lebih Arif membawakan materi-materinya. Namun sedikit disayangkan, saking jujurnya Arif keterusan untuk contek materi di sudut panggung.
HAHAHA.

Tak hanya berbagi kisahnya di LiC, disana juga ada berbagi kasihnya. Nih ada yang jadian niiih..
Berani mencoba dan terus berusaha, entah selalu itu yang selalu ada di pikiran saya tentang Arif.
Sukses di show pertamanya, Rif!!
Semoga LiC ada kota lain yang dikunjungi, sekitaran Jatim misalnya :D

Support Comic Local.
Viva La Komtung!




Ini kali kedua saya mengunjungi Jember. Kali  ini sedikit lebih lama dari pertama kali disana April lalu.
Banyak perkembangan saya lihat. Mulai dari komunitas StandUp Comedy-nya hingga destinasi wisata saya disana. Yang pertamanya hanya kenal Pantai Papumanya, kali ini saya lebih sok berani ke tujuan yang sedikit lebih jauh dan sedikit lebih menantang. Tapi kali ini saya mau cerita satu event yang digelar @StandUpIndo_JBR Jumat, 13 Desember 2013 kemarin dulu ya. Iya :3

Satu Bangsa Dalam Tawa – Jember.
Sebuah StandUp Comedy Tour  yang menampilan beberapa komika berbeda suku di Indonesia dalam satu panggung StandUp Show ini memilih Jember sebagai kota pertama mereka. Tour StandUp Comedy yang ingin menunjukan jika perbedaan tak selalu menimbulkan hal negative, tapi disini, dalam perbedaan mereka menyuguhkan tawa. Saya kurang mengikuti ada berapa kota yang akan mereka datangi setelah Jember, sekilas pernah membaca ada peluang jika akan kota lain selain Jember. Dan ada peluang squad Satu Bangsa Dalam Tawa akan bertambah. Cmiiw.

Di kota pertama mereka, Satu Bangsa Dalam Tawa bertempat di ballroom Aston Hotel Jember menampilkan:
@TretanMuslim mewakili suku Madura
@siLoLox mewakili suku Batak
@setiawanyogy mewakili suku Dayak
Dan @donooo182 mewakili suku Jawa.

Dan seperti biasa, saya mau share rangkaian acara malam itu. Jadi biar yang ga nonton, kecewa. Yang di kota lain bisa excited menunggu Satu Bangsa Dalam Tawa di kota mereka. Ehehhee..
Yaelaaah kek ada yang baca aja ini tulisan, pitt
*self toyor*

Saya terlambat memasuki venue malam itu karena sedikit perintilan yang harus saya selesaikan dahulu jadi kurang mengerti bagaimana acara malam itu dimulai *salimin yang baca* :D
Tapi ketika saya memasuki venue sudah ada bapak-bapak yang berbicara di atas panggung layaknya memberi kuliah atau sebenernya lagi mau StandUp tapi nge-bom. Halah.
Jadi setelah saya dengarkan, bapak ini sedang memberikan sedikit  promosi selaku pihak sponsor *cmiiw* malam itu. Ada bapak yang uwuwuwuuuu-able perwakilan dari Yamaha sedang menyampaikan kuliah malam-nya :3
 Dan voice over oleh seseorang-dibelakang-sana memanggil dua MC yang kampret bin ajaib. Ada  @Rizky_Z dan @langitbikull yang tampil ga kalah hore malam itu.
Seperti layaknya beberapa Tour StandUp Show lainnya, Satu Bangsa Dalam Tawa dibuka oleh dua opener lokal dari @StandUpIndo_JBR.
Ada @SAM_Dexel
Komika lokal pertama yang membuka Satu Bangsa Dalam Tawa dengan pengakuan playboy-nya, yang saking playboynya sampai mantan-nya ada dimana-mana. Dari bahasan mantan hingga cita-cita masa kecil yang terpaksa dia tinggalkan sampai membahas masalah negara, Adit berhasil memberikan pemanasan tawa
*halah*

Lalu ada @ilhamsyah
Komika lokal kedua yang pernah saya lihat dan paling bikin saya ngakak di SUN1JBR lalu, malam itu entah kenapa sedikit kurang bisa menikmati  materinya malam itu. Kurang menikmati bukan berarti tidak terhibur ya. Dari ide memperhalus kalimat Rambu-rambu di jalan, definisi wewe gombel sampai seleksi calon istri (?) hingga ke Indomaret, Ilham banyak berbeda dari yang pertama kali saya lihat. Style rambut misalnya, bagus yang cepak-cepak kayak dulu gitu deh *apeu

Dan berikut squad Satu Bangsa Dalam Tawa – Jember malam itu!

@TretanMuslim – Madura
Komika jebolan KompasTV ini membuka dengan materi jeketifortieik yang berhasil menjebol gemuruh tawa audience di ballroom malam itu. Yaelah bahasanya, Piiitt..
Belum lagi materi Dunia Lain, MasterCHef hingga tata etika bertemu Camer, Muslim benar-benar lebih oke dari yang terakhir saya lihat di EXART2013 lalu.

@siLoLox – Batak
Komika yang membuka materinya dengan kesedihan karena tidak terlalu dapat dikenal  oleh audience malam itu, tapi saya yakin malam itu jadi perkenalan yang sukses. Saya juga hanya baru melihatnya standup di  MetroTV itupun via youtube dan ngakak sendiri sampai kaku di kantor. Dan malam itu ga lagi kaku, tapi sampai sakit perut. Aaaah.. Sedap kali malam ituuu~~

@setiawanyogy – Dayak 
Komika satu generasi dengan @siLoLox di MetroTV ini selalu membuah saya ketawa sampe misuh-misuh dengan blue materialnya. Sama seperti pertama kali melihatnya di Absurd Tour, komika ini tetep yang bikin saya misuh di keramaian. HAHAHA.  Bedanya dengan penampilannya dulu, kali ini saya lihat lebih asik.

@donooo182  – Jawa 
Satu-satunya komika yang katanya belum pernah masuk tivi diantara squad lainnya. Sebagai penampil terakhir, Dono tampil paling lama diantara yang lainnya yaitu sekitar 40menit dibanding tiga squad sebelumnya yang kira-kira 20-25-30 menit. Tapi sayang menurut saya terlalu membuang waktu di 15 menit awal hanya untuk riffing. Tapi menit terakhir, Dono berhasil membayar dengan materi-materinya yang membuat ballroom Aston Hotel bergemuruh tawa audience.

What a great laugh!

Ya, benar-benar menarik menurut saya. Ga jarang tiba-tiba flashback di SUN1JBR lalu. Yang masih menurut saya masih harus banyak perbaikan. Tapi di Satu Bangsa Dalam Tawa malam itu, saya melihat sudah banyak sekali perubahan, perkembangan yang baik tentunya di @StandUpIndo_JBR. Entah sekalipun ada kendala internal, misalnya, saya kurang begitu mengerti terus terang saja. Seperti biasa, saya menulis disini sebagai yang duduk di bangku audience. Yang pengetahuan teknik atau perihal komunitas didalamnya masih minim karena tidak terlibat di dalamnya.

Dan jujur dari lubuk hati yang paling dalam, engga menyesal datang lagi dan menjadi bagian dari event @StandUpIndo_JBR di bangku penonton lagi khususnya di Satu Bangsa Dalam Tawa malam itu :3
Acara yang semakin keren membuktikan komunitas ini engga berhenti karena kritikan, justru makin tumbuh dengan adanya kritikan. Salut.

Juga Satu Bangsa Dalam Tawanya – Muslim, Lolox, Yogy dan Dono semoga bisa berlanjut di kota-kota lain dan bisa menambah squad baru. Kalau boleh request, ga ada Kemal-nya gapapa asal ada @davidnurbianto nya :3
*dijumroh kemalicious*

Dan audience Jember malam itu, sudah ga canggung seperti duluuu~~
And last night, I captured their laugh..

Well, begitulah sekiranya rangkaian acara malam itu. Semoga bisa terbawa meriahnya suasana dengan membaca ini. Kalau ga bisa, yaaa… MAKANYAA NONTON!!
MUAHAHAHAHAA..

Dan berikut penghormatan dari mereka di akhir acara
 
Support Local Comic.
Viva La Komtung!

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

halo!

isi-isi kepala yang mencari teman bicaranya

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • 3GP Tour Ge Pamungkas - SURABAYA
    Surabaya, 24 Februari 2013. Terjadwal Surabaya sebagai kota selanjutnya setelah Sidoarjo dalam rangkaian tour sang juara Stand Up Comed...
  • Little I Can - Arif Alfiansyah
    Setelah berkunjung di Satu Bangsa Dalam Tawa di Jember minggu lalu, di Surabaya masih ada satu standup show yang sudah saya beli tike...
  • BUS EKA JAHAT
    Barusan baca artikel kalau pengemudi bus Mira dan Eka pada mogok di terminal Solo karena ada selisih dengan bus lokal Jogja Solo. BODO AMA...

Advertisement

Arsip Blog

  • ►  2025 (3)
    • ►  Oktober 2025 (1)
    • ►  Juni 2025 (1)
    • ►  Februari 2025 (1)
  • ►  2024 (13)
    • ►  Desember 2024 (1)
    • ►  Oktober 2024 (1)
    • ►  Agustus 2024 (2)
    • ►  Juli 2024 (5)
    • ►  Juni 2024 (2)
    • ►  Mei 2024 (2)
  • ►  2023 (11)
    • ►  Agustus 2023 (2)
    • ►  Juli 2023 (1)
    • ►  Mei 2023 (1)
    • ►  April 2023 (1)
    • ►  Maret 2023 (3)
    • ►  Februari 2023 (2)
    • ►  Januari 2023 (1)
  • ►  2022 (23)
    • ►  Desember 2022 (1)
    • ►  November 2022 (2)
    • ►  Oktober 2022 (1)
    • ►  September 2022 (1)
    • ►  Agustus 2022 (1)
    • ►  Juli 2022 (5)
    • ►  Juni 2022 (2)
    • ►  April 2022 (3)
    • ►  Maret 2022 (3)
    • ►  Februari 2022 (2)
    • ►  Januari 2022 (2)
  • ►  2021 (3)
    • ►  Mei 2021 (1)
    • ►  April 2021 (2)
  • ►  2020 (2)
    • ►  Oktober 2020 (1)
    • ►  Juni 2020 (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  Agustus 2017 (1)
  • ►  2016 (13)
    • ►  September 2016 (2)
    • ►  Agustus 2016 (1)
    • ►  Juni 2016 (1)
    • ►  Mei 2016 (2)
    • ►  April 2016 (3)
    • ►  Maret 2016 (2)
    • ►  Februari 2016 (1)
    • ►  Januari 2016 (1)
  • ►  2015 (15)
    • ►  November 2015 (1)
    • ►  September 2015 (3)
    • ►  Agustus 2015 (1)
    • ►  Juli 2015 (1)
    • ►  Juni 2015 (2)
    • ►  Mei 2015 (1)
    • ►  Februari 2015 (3)
    • ►  Januari 2015 (3)
  • ►  2014 (10)
    • ►  November 2014 (1)
    • ►  Agustus 2014 (2)
    • ►  Juni 2014 (1)
    • ►  Mei 2014 (2)
    • ►  Maret 2014 (2)
    • ►  Januari 2014 (2)
  • ▼  2013 (15)
    • ▼  Desember 2013 (3)
      • Little I Can - Arif Alfiansyah
      • Satu Bangsa Dalam Tawa - Jember
      • Review Suka-Suka: EXART 2013
    • ►  November 2013 (1)
    • ►  Oktober 2013 (1)
    • ►  September 2013 (2)
    • ►  Juni 2013 (1)
    • ►  Mei 2013 (2)
    • ►  April 2013 (1)
    • ►  Februari 2013 (3)
    • ►  Januari 2013 (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  November 2012 (1)
    • ►  Oktober 2012 (1)
    • ►  September 2012 (1)
    • ►  Juli 2012 (1)
    • ►  Juni 2012 (1)
    • ►  Mei 2012 (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Oddthemes

Copyright © Charitri. Designed by OddThemes