;

  • Home
    • Version 1
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us


Mei. Surabaya.
Dua kata ini pasti sudah tidak asing jika tinggal di Surabaya. Karena dibulan itu akan nada rentetan event disetiap Minggu bahkan setiap harinya. Mulai dari Surabaya Shopping Fair yang digelar penuh selama bulan Mei di beberapa mall Surabaya dengan suguhan diskon yang lumayan bikin ‘oke, bulan depan saya puasa’. Ada Karnaval Parade Budaya di Tugu Pahlahawan pada 5 Mei 203. Lomba Perahu Layar Hias di Pantai Ria Kenjeran pada 18 – 19 Mei 2013. Lalu juga ada Surabaya Urban Culture Festival di tanggal 19 Mei 2013 selama sehari penuh dengan berbagai macam acara seperti kesenian Surabaya dari Remo, Ludruk, Lomba Rias Tari Remo hingga penampilan Stand Up Comedy Show dari @StandUpIndo_SBY.
Iya, mereka pun punya andil dalam memeriahkan rangkaian ulang tahun Surabaya tahun ini. Dengan penonton yang membeludak malam itu, @StandUpIndo_SBY kembali berhasil memecahkan tawa pengunjung SUCF 2013 .
Dan selain itu akan masiiih banyak lagi acara-acara menarik hingga akhir Mei 2013.

Wait, kembali berhasil?
Apa @StandUpIndo_SBY ada pertunjukan lain?

Ya.

Tepatnya Sabtu, 18 Mei 2013.
Auditorium Fakultas Ekonomi UNESA.
@StandUpIndo_SBY turut memeriahkan rangkaian acara dalam meyambut Ulang Tahun Surabaya yang ke-720 dalam shownya bertajuk #PERSETAWA dengan mengusung komika-komika lokal Surabaya. Berbeda dengan tampilnya beberapa komika di SUCF 2013, #PERSETAWA merupakan murni hasil besutan komunitas @StandUpIndo_SBY dalam memeriahkan HUT Kota Surabaya ke-720.

Kurang lebih 200 tiket presale seharga 30K terjual habis a.k.a sold out dalam hitungan hari, tepatnya 6 hari sejak dibuka pre-sale pada tanggal 22 April 2013 melalui akun-akun komunitas di twitter maupun online via sms. Sedangkan #PERSETAWA baru akan dimulai dua minggu kemudian. 

Sounds Great. It’ll be a great show.
Dengan mengusung komika-komika lokal Surabaya, 200 tiket terjual hanya dalam waktu satu minggu presale, ini menunjukkan antusias audience Surabaya yang menurut saya ‘sudah percaya’ dengan komika-komika lokalnya. Sudah tidak bergantung akan show-show komika ibu kota saja. Dan @StandUpIndo_SBY sudah membuktikan jika ‘Support Comic Lokal’-nya itu tidak semata kalimat semangat kala mengakhiri sebuah pertunjukkan.
Mungkin akan sedikit menggelikan saya menulis ini, tapi malam itu saya membuktikan sendiri.
Komika lokal tak hanya ‘wajah’ itu-itu saja dan tak hanya yang sudah pernah menjadi opener komika ibu kota. Malam itu juga ada wajah-wajah baru komika yang biasa kita temui di panggung open mic saja.

Dibuka oleh dua MC yang ga mau kalah bikin audience ngakak malam itu, #PERSETAWA dibuka dan dipandu oleh Angga Prameswara - @AnggaPrameswara


dan komika yang  baru saja menggelar mini shownya, Adiya Rahman Pradana - @donooo182.



Ada banyak kejutan di #PERSETAWA malam itu.
Salah satunya ada kesenian ludruk oleh Pak Andi dan mas Deddy Gigis - @deddygigis.
Ga asal nambah konsep sih, ini disuguhkan juga dalam rangka HUT Kota Surabaya yang khas dengan kesenian Ludruk. Malam itu, sepertinya banyak anak muda yang mulai mengerti atau bahkan baru kenalan dengan kesenian Ludruk.
@deddygigis
pak Andi


Dan, ini komika pertama #PERSETAWA malam itu.
Wira - @MasWiraaa

 

















Wira ini bukan orang baru di @StandUpIndo_SBY, tapi  dia termasuk di baru di panggung show @StandUpIndo_SBY. Yang sering datang untuk lihat open mic, pasti ga asing sama dia. Kalo ga kenal, kenalan dulu aja sapa tau ntar di Kiss All Around sama dia. Di cipok-mubeng maksudnya.

Idham Bangsa - @idhambangsa



Penampilan dalam sebuah show mungkin juga sama dengan Wira yang masih baru panggung show. Tapi urusan badan sama sekali ga sama. Percaya deh.
Ga usah ngarep jadi pacarnya deh. Dia udah punya pacar. Pacarnya Laki!.
Tanya aja.

Idhamsyah - @Syahdham


Oke, ini kayaknya mesti dipikirin juga sama sesi acara deh. Komika dengan nama sama jangan dideketin!!
MC-nya aja sampe salah sebut. Haha.
Oke, kita pake nama Syahdham aja disini ya.
Syahdham yang sudah pernah jadi opener #TurMDB –nya Pandji Pragiwaksono dan E=MC Ernestprakasa=Malam Canda tawa yang juga temanan sama ‘Haji Hasan’ ini, menyambung lagi tawa setelah si @idhambangsa yang pacarnya laki itu.

Setelah tiga komika ini berhasil mengacak-acak isi perut audience, saatnya penampilan tiga Headliner #PERSETAWA alumni @StandUpKompasTV. Eh jangan salaah, headliner malam itu juga komika Surabaya kok.
Tapi sebelumnya, kita diajakin nonton ludruk-nya pak Andi sama mas @deddygigis lagi.
Berharap istirahat sambil pijit-pijit pipi yang kram?
Jangan harap bisaa..
Penampilan kedua mereka ini makin membuat Auditorium FE Unesa riuh.

Dan, ini headliner kita yang pertama.
Pak Pulung Siswantara - @Pul_lung





Dosen Universitas Airlangga yang juga finalis @StandUpKompasTV ke berapa ya.. Pokoknya yang minggu pertama langsung pulang deh waktu itu. *dilempar spidol*
Dengan Maha Dosennya itu dibukalah aib-aib para mahasiswanya. Mahasiswa yang nonton keki? Kagaaaaaaak :p
Dosen sama Mahasiswa konslet semua.

Headliner kedua yang juga komika kelima #PERSETAWA ini juga finalis @StandUpKompasTV season tiga barengan pak Pulung. Cuma sedikit baik nasibnya ya meskipun ga juara juga sih. *dikeplak*
Aditya Muslim - @TretanMuslim.


Ini komika paling cemen sepanjang #PERSETAWA
Naik panggung aja bawa susu segala.
Hih.
Dan. Headliner Ketiga. Komika Terakhir.
Frendy Pradana Putra - @topenk_enk

“KEMAAAAAAAAAAAAAAAAAALLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL……… AAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKK………………….
KEMAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAALLLLLLLLLLL...................”

Sounds wrong.

KOK?
LOH, KOK TOPENK BENING?
LOH, KOK PADA JERIT KEMAL??
LOH, KOK GITU SIH.. LOH KOK MARAH…  #abaikan

But.. Hey!!
ITU MEMANG KEMAL!
*GASP*

Oke, itu tadi semacam screen out dari saya kalo jadi kemalicious. Bukan, itu bukan jeritan saya..
Saya contohin doang kok…
*alibi*

Hiyak!!!
Ada kejutan lagi dari @StandUpIndo_SBY untuk kemalicious audience #PERSETAWA
Ada Kemal Palevi - @kemalpalevi sodara-sodaraaa…




Kenapa ga bang Acho sih? Hih!
*riwil*

Namanya juga kemalicious, Arab Ampel pakein topi sama jaket trus teriakin Kemal juga kayaknya bakal histeris. Aaaaaaaakkkkkkkk…..
*dijumroh kemalicious*
*salimin satu-satu*
Sudah dipastikan oleh kemal jika malam itu dia hanya mampir. So, tugas dia adalah memanggil headliner terakhir malam itu.
Frendy Pradana Putra - @topenk_enk
Apa kabarnya si Topenk?

Bhahahaaakk...


Tapi salut deh untuk Topenk yang bisa mengendalikan panggung dan kemalicious yang masih pada jejeritan saat Topenk sudah diatas panggung dengan materi-materinya yang ‘Duh, sing sabar yoo dadi mba Temmi’ hingga akhir acara.

Dan inilah #PERSETAWA malam itu. Hadiah dari @StandUpIndo_SBY untuk Kota Surabaya, untuk warga-warga Surabaya.
Ya, karena tak hanya anak-anak muda saja datang. Ibu-ibu separuh baya juga datang bahkan mengambil duduk paling depan ;)

Kurang lebih dua setengah jam riuh tawa Auditorium FE Unesa tanpa jeda.
Riuh tawa audience yang percaya akan komika-komika lokal daerahnya, Surabaya.
Riuh tawa audience yang mau menerima acara ‘pada masa-nya’ dikombinasi dengan kesenian daerahnya, Surabaya.
Riuh tawa yang hampir selalu ada disetiap event @StandUpIndo_SBY
Selamat untuk @StandUpIndp_SBY atas (lagi-lagi) pecahnya tawa yang kali ini dalam #PERSETAWA.

Selamat Ulang Tahun, Kota Surabaya.

#PERSETAWA
@StandUpIndp_SBY

Support Comic Local. 
 
Aku hanya butuh jeda.
Seperti mata yang tanpa kamu sadar, terus berkedip.
Seperti langkah yang terhenti untuk sekedar mempersilahkan orang dibelakangmu untuk mendahului.
Seperti melodi yang mengalun, membiarkan sang penyanyi mengambil napas sebelum lirik selanjutnya dinyanyikan.
Seperti itu..
Aku hanya butuh jeda.

Aku butuh jeda.
Akan keras hari yang kulalui terus berganti.
Akan jenuh hati yang sadar jika ia terus dilukai.
Akan kebahagian lain yang terus Tuhan beri.
Aku hanya butuh jeda.

Tak butuh lama,
Sebentar pun cukup dengan pengertian dan pemahaman.
Tak butuh sendiri,
Berdua atau beramai-ramai dengan asa yang menghangatkan hati
Tak perlu perlakuan khusus,
Karena ini hanya masalahku dengan waktu.

Silau pencapaian membuatku tak mempunyai  jeda.
Luput dari rasa syukur dalam penuhnya bahagianya dunia.
Pun titian kecil yang kadang menyakitkan hati.
Terbuai rasa sakit yang mendalam, meletakkan diri sendiri dalam keterpurukan.
Aku tak punya jeda.

Aku butuh jeda,
Untuk kembali belajar bersyukur akan setiap pencapaian yang aku dapat
Untuk semua yang Tuhan beri dalam setiap hembusan napas
Aku butuh jeda,
Untuk rasa sakit yang seringnya tertahan
Untuk selalu yakin Tuhan mempersiapkan yang lebih baik dalam hidup yang tak sesuai harapan.

Karena sesungguhnya aku hanya ingin waktu lebih untuk selalu diingatkan, untuk selalu bersyukur, untuk selalu lapang disaat hati terus tergerus luka. Karena seringnya, aku terbuai perayaan-perayaan atas pencapaianku. Terlalu lama menunggu rasa sedih untuk pergi. Terlalu banyak pemakluman atas kebodohan diri sendiri.

Selamat Ulang Tahun, Fitri.
Semoga semakin banyak Jeda untuk terus memperbaiki diri sendiri. 

11 Mei 2013



Sebelumnya, lagi-lagi mohon maaf lahir batin terlebih dahulu karena baru sempat bisa untuk berbagi cerita saat 1st Stand Up Nite Jember 6 April 2013 lalu. Lagi-lagi saya juga pake alasan karena kerjaan yang menumpuk saat ditinggal cuti saat itu. Pret ah, Pitt!!
Iya, iya sok sibuk sendiri gitu ceritanya.

Sebelum review siapa aja yang jadi Opener dan gimana ramenya malam itu, saya tsurhat dikit ya #CurhatMustExist

Selasa,12 Maret 2013.
Baru saja mensukseskan diri sendiri sebagai calon penonton 1st Stand Up Nite @StandUpIndo_JBR - Jember dengan guest comic @adjisdoaibu daaaaaan…. @muhadkly Acho!!!
Iya bang Achooo… *love*
Setelah November tahun lalu di Stand Up Nite-nya UNY di Jogja, kali ini memantapkan hati akan meninggalkan Surabaya (lagi) untuk bertemu dengan bang Acho di Jember setelah gagal bertemu langsung di SUN UNY waktu itu. Berbekal stalking akun komunitas malam itu, saya mendapati venue di salah satu hotel di Jember. Tentu saja kabar baik buat saya yang sama sekali ga pernah kepikiran akan pergi ke kota ini *salimin orang Jember satu-satu*

Royal Hotel n Lounge.
Malam itu juga langsung reservasi untuk kedatangan saya tanggal 6 April nanti. Sambil terus berdoa, optimis bang Acho juga akan bermalam di hotel tersebut. Dan ternyata semua itu sirna. Bang Acho dan bang Adjis tidak bermalam di Royal Hotel.
Travel juga sudah reservasi esok paginya. Pukul 5 pagi untuk keberangkatan Sabtu, 6 April 2013. Iya, 5 pagi.

Ini room saya di Royal Hotel n Lounge.

Sabtu, 6 April 2013.
Entah setiap mau nonton bang Acho selalu ada godaan. Jika SUN UNY November lalu terjebak macet total saat keluar kantor, kali ini insiden dompet ketinggalan di kantor dalam posisi keluar kantor Jumat jam 9 malam.  Dan baru tersadar saat akan menguras ATM dekat rumah untuk perbekalan esok pagi. Saat itu 21.30 WIB. Ga mau ngebayangin kalo harus kembali ke kantor pada jam itu.
Jalan utamanya ya besok pagi-pagi buta kembali ke kantor.
FYI, travelnya berangkat dari daerah Pakis. Rumah saya daerah Lidah dan kantor di daerah MArgomulyo.
Rute Subuh itu adalah Lidah – Margomulyo – Pakis. Dengan motor yang lampu utamanya, mati. Yang harusnya bisa total satu jam, jadi satu jam setengah. Yang harusnya travel jam 5 pagi, molor nungguin saya hingga 05.30 WIB. *sungkem bapak travel*

Ini gambar yang saya ambil saat menuju kantor.
Masih gelap.


Perkiraan perjalanan dari bapak driver adalah 5 jam perjalanan.
Nyatanya, saya menghabiskan 6 jam duduk gelisah untuk sampai tujuan. Jember jauh, Bung!!
#DapatLebih

Dan.. Ini cerita dari saya tentang #1stStandUpNiteJember malam itu ;)

Senang rasanya bisa mencoba medan dan atmosfer kota lain selain Surabaya untuk menyaksikan sebuah Stand Up Show. Setelah Jogja, saya punya kesempatan mengunjungi Jember dari bangku penonton. Mungkin ga hanya cukup dengan ‘Senang’, tapi Luar Biasa Senang.

Ini venue-nya..

Dan MC kita malam itu adalah seorang komika dari Surabaya yang baru saja menggelar mini shownya bertajuk #iDoNow di Surabaya.Adiya Rahman Pradana @donooo182


Setelah membacakan beberapa peraturan, saatnya membuka #1stStandUpNiteJember dengan komika lokal yang pertama dari total tujuh opener lokal. Iya, tujuh. Banyaaak, brooooh…

Eits, lupa. Sebelum penampilan pertama komika lokal, malam itu ada penambilan Beat Box loh. Itu yang dari mulut bisa keluar musik sedak-seduknyaaa. Kalo kata si Dono sih Bisboks. Ah.. Dia mencemarkan nama baik Surabaya..


 





















Nah, setelah penampilan mas-mas yang tadi baru dipanggil komika-komika lokalnya.
Opener lokal pertama, Gagang Ramadhan @Gagaaang
Dengan catch phrase-nya 'Tak Beres' (Madurese Spelling ya bacanya), Gagang jadi pembuka yang bagus malam itu. 

Opener lokal kedua, Denis Han @hey_DenisHan 
First thing yang kepikiran malam itu saat dia berlari menuju panggung dengan backsound a la girlband yang riang itu, ini lakik lucuk banget sik!!! Tapi sedikit disayangkan ada sedikit insiden........... Nge-bom?


Opener lokal ketiga, Dicky Permady @Anak_Keju
Opener malam itu yang masih SMA. Dia bilang dia itu kemaluan gara-gara namanya ada dick-nya. Jadi sebenernya dia itu Titit Yang Berjalan. *halah*
  

Opener lokal keempat, Roy. Ga nemu account twitternya :'(
Komika yang menurut saya paling stabil malam itu :D

Opener kelima, Ilhamsyah @ilhamsyah
Komika pinter (katanya) ini anjirrr banget mukanya. Lempeeeng. Dari awal sampe terakhir. Satu kata buat dia. Suka. Haha..


Ini opener keberapa ya? *dikeplak*
Oke, keenam. Adjie Langit Saputra @langitbikull
Komik kaya raya dengan design wajah yang persegi ini mengingatkan saya akan Stanley. Stanley Squarepants, sepupunya Spongebob *dikeplak lagi*
 
Opener lokal yang terakhir. Yang affuuu sekali malam ituu. M. Rizky Zulkarnaen @Rizky_Z
 Komik alay ini...Cucok. Anjir banget!!

 
 



















Tujuh komika lokal sudah ditampilkan. Saatnya opener yang dibawa oleh bang Acho malam itu.
Bung @adjisdoaibu !!!
Saya termasuk paling jarang banget ngikutin performnya bang Adjis, tapi malam itu bisa langsung ikut gila dengerin materinya. Sayang ada yang kurang sih dari performnya si abang yang penampilannya ditiru Iqbaal CoJun malam itu (prêt). Kurang goyang kaki kanan diserong ke kiri lewat belakang, kaki kiri serong ke kanan lewat belakang aja kayaknya. Eaaa…


Dan yang ditungggguuuuuuuuuuuuuuu…….
Headliner kitaaa.... Bang @muhadkly Achoo pastinyaaa….






















Sebelum malam itu bang Acho pernah tanya, ‘emang ga bosen? Materinya sama kek di Jogja loh’
I said no. Mana bisa bosen. Malam itu buktinya. Saya masih ketawa di setiap bit-bit yang dibawain bang Acho. Dari awal hingga akhir :’)
#AchoGarisKeras

Duh, belum ucapin apa-apa ya ke @StandUpIndo_JBR.
Happy 1st anniversary buat @StandUpIndo_JBR. Tahun pertama, masih unyu-unyu. Semoga langgeng, komikanya nambah, keberadaannya menjadi berkah :3

Jujur, di menit-menit awal saat Dono membuka acara, gemeeees banget sama audience Jember. Masih pada alim. Jawab salam dari Dono masih malu-malu. Ketawain jokes-jokesnya si Dono sebagai MC masih ditahan-tahan. Saya yang kebiasaan ketawa lepas, jadi sedikit canggung.
Tapi bukan Dono kalau ga bisa membuat cair suasana. Buktinya, malam itu tak berjalan canggung menurut saya sendiri. Dari riffing penonton, nge- roast setiap komika lokal setelah perform, nge-roast Ubed juga saat ikut mini games, juga sisi Jancuk (Jantan Cucok)-nya dia menurt saya lumayan berhasil untuk memancing tawa audience. Jadi ga canggung lagi, ga malu-malu lagi ketawanya.. :”>

Mau sampein beberapa uneg-uneg gapapa yaa.....
Boleh yaaa.... :D

Ada satu hal yang selama acara berlangsung pengen rasanya saya berdiri, teriak..
“INIII... Panitianya manaaaaaa siiihh”
Mungkin sepele, tapi bagi saya ini ganggu banget.
Karena bagi saya yang namanya peraturan kalo sekali dua kali dibiarin tanpa ada tindakan panitia untuk mencegah ya buat apa dibuat peraturan itu. Ya buat apa dari awal si MC ngingetin adanya peraturan.
Blits kamera, misalnya.
Baru opener pertama setelah peraturan dibacain, blits kamera sudah banyak muncul. Dan ga ada tindakan panitia untuk sekedar menegur. Dan itu berlangsung hingga pertengahan acara. Sayang sekali.. :(
Kalau di @StandUpIndo_SBY sih, langsung disamperin, ditegur. Paling parah, itu kamera disita selagi acara berlangsung. Hihihiii. Cmiiw.

Juga ada beberapa hal yang bagi saya seorang audience, sedikit mengganggu meriahnya malam itu.
Tidak sama-nya batas waktu seorang komika diatas panggung.
Disadari atau engga, waktu yang dimiliki komika lokal satu dengan lain-nya itu ga sama. Jadi kesannya, ya kamu Stand Up suka-suka lah. Seberapa kuat kamu nyampein materi. Jadi sempat saat lagi baru ngakak-ngakaknya, dia sudah closing line. Loh, sudaaaah??? *Sambil masih ngakak*
Atau saat udah klimaks (ketawanya) dia masih nyampein bit baru. Padahal kita udah capek ketawa.
Sayang aja kalo setiap komika ga punya waktu yang sama diatas panggung.
Satunya bentar banget, satunya ini kapan kelarnya??
Opener yang nge-bom.
Saya memang ga tau gimana rasanya, gimana susahnya berdiri dihadapan orang banyak. Menyampaikan sesuatu yang ternyata ga bisa tersampaikan ke audience. Tapi mengingat ini sebuah Stand Up Nite dengan Guest Comic Nasional, sayang sekali jika ada insiden seperti ini.
Jadinya penasaran dan akhirnya suudzon, emang ga ada seleksi? Atau uji materi? Karena setau saya dan info dari 'orang dalam', saat di @StandUpIndo_SBY setiap akan mengadakan sebuah Stand Up Show, opener selalu seleksi di sebuah ajang open mic.
Semoga SUN selanjutnya lebih oke yaa :D :* 

Belajar dari kesalahan saya waktu SUN UNY waktu itu yang kurang menikmati setiap penampilan komika-komika lokalnya (padahal saat itu penampilan mereka keren banget) karena sebagian besar materinya seputar kampus dan daerah Jogja yang sama sekali saya ga tau. Justru setelah acara selesai, dibantu teman dengan pengetahuan seputar Jogja yang lumayan oke, saya baru bisa paham akan materi-materi openernya saat itu. Sebagai pelajaran, nonton Stand Up di kota orang ada baiknya mengenal medan dulu sebelum berekspektasi tinggi akan komika lokalnya.
Hal ini saya terapin saat di Jember. Di  SUN JBR ini saya cukup was-was jika hal ini terulang, untuk itu saya pasang ekspektasi yang tidak terlalu tinggi. Tapi ternyata cukup bisa gila kok, komika lokal Jember lebih global materinya. Angle-nya cukup luas, tidak selalu membahas tentang seputar Jember saja. Perasaan was-was itu pun hilaaang...
*ciyumin openernya satu-satu* *digampar*

Terlepas dari beberapa hal yang sedikit mengganggu itu, konsep SUN malam itu keren loh. Venuenya aja  di hotel. Ada surprise part-nya. Bisboks (ini kata Dono), Beat box maksudnya. Kalo di SUN UNY sih waktu itu berdiri sambil nyanyi Indonesia Raya. Di SUN JBR juga ada mini games untuk penonton yang berhadiah merchandise. Salah satunya kok ya si Ubed yang maju. Habis sudah kena Roast si Dono.

Tidak ada niat untuk mengunggulkan komunitas kota mana yang lebih bagus. Saya juga masih awam sebagai penikmat Stand Up Comedy. Setiap komunitas pasti memiliki kebijakan show sendiri-sendiri. Punya rules tersendiri tentang bagaimana tercapainya sebuahnya Stand Up Show.
Tidak ada niat juga untuk membanding-bandingkan komunitas ini dengan yang itu. Saya coba menyampaikan pengalaman saya setiap menikmati sebuah Stand Up show di kota lain.

Audience memang taunya beres. Beli tiket, duduk, ketawa. Rewel juga. Itu sih saya.
*siap-siap dijitak*

Sekali lagi selamat ulang tahun untuk @StandUpIndo_JBR yang pertama. Terus merangkul komika-komika lokal kita. Semakin jaya menuai tawa. Semakin langgeng usianya, karya-karyanya. Bersama-sama komunitas daerah menuju ibukota.  Halah.

Support Comic Local.
Viva La Komtung.
;)
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

halo!

isi-isi kepala yang mencari teman bicaranya

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • 3GP Tour Ge Pamungkas - SURABAYA
    Surabaya, 24 Februari 2013. Terjadwal Surabaya sebagai kota selanjutnya setelah Sidoarjo dalam rangkaian tour sang juara Stand Up Comed...
  • Little I Can - Arif Alfiansyah
    Setelah berkunjung di Satu Bangsa Dalam Tawa di Jember minggu lalu, di Surabaya masih ada satu standup show yang sudah saya beli tike...
  • BUS EKA JAHAT
    Barusan baca artikel kalau pengemudi bus Mira dan Eka pada mogok di terminal Solo karena ada selisih dengan bus lokal Jogja Solo. BODO AMA...

Advertisement

Arsip Blog

  • ▼  2025 (3)
    • ▼  Oktober 2025 (1)
      • Warna
    • ►  Juni 2025 (1)
    • ►  Februari 2025 (1)
  • ►  2024 (13)
    • ►  Desember 2024 (1)
    • ►  Oktober 2024 (1)
    • ►  Agustus 2024 (2)
    • ►  Juli 2024 (5)
    • ►  Juni 2024 (2)
    • ►  Mei 2024 (2)
  • ►  2023 (11)
    • ►  Agustus 2023 (2)
    • ►  Juli 2023 (1)
    • ►  Mei 2023 (1)
    • ►  April 2023 (1)
    • ►  Maret 2023 (3)
    • ►  Februari 2023 (2)
    • ►  Januari 2023 (1)
  • ►  2022 (23)
    • ►  Desember 2022 (1)
    • ►  November 2022 (2)
    • ►  Oktober 2022 (1)
    • ►  September 2022 (1)
    • ►  Agustus 2022 (1)
    • ►  Juli 2022 (5)
    • ►  Juni 2022 (2)
    • ►  April 2022 (3)
    • ►  Maret 2022 (3)
    • ►  Februari 2022 (2)
    • ►  Januari 2022 (2)
  • ►  2021 (3)
    • ►  Mei 2021 (1)
    • ►  April 2021 (2)
  • ►  2020 (2)
    • ►  Oktober 2020 (1)
    • ►  Juni 2020 (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  Agustus 2017 (1)
  • ►  2016 (13)
    • ►  September 2016 (2)
    • ►  Agustus 2016 (1)
    • ►  Juni 2016 (1)
    • ►  Mei 2016 (2)
    • ►  April 2016 (3)
    • ►  Maret 2016 (2)
    • ►  Februari 2016 (1)
    • ►  Januari 2016 (1)
  • ►  2015 (15)
    • ►  November 2015 (1)
    • ►  September 2015 (3)
    • ►  Agustus 2015 (1)
    • ►  Juli 2015 (1)
    • ►  Juni 2015 (2)
    • ►  Mei 2015 (1)
    • ►  Februari 2015 (3)
    • ►  Januari 2015 (3)
  • ►  2014 (10)
    • ►  November 2014 (1)
    • ►  Agustus 2014 (2)
    • ►  Juni 2014 (1)
    • ►  Mei 2014 (2)
    • ►  Maret 2014 (2)
    • ►  Januari 2014 (2)
  • ►  2013 (15)
    • ►  Desember 2013 (3)
    • ►  November 2013 (1)
    • ►  Oktober 2013 (1)
    • ►  September 2013 (2)
    • ►  Juni 2013 (1)
    • ►  Mei 2013 (2)
    • ►  April 2013 (1)
    • ►  Februari 2013 (3)
    • ►  Januari 2013 (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  November 2012 (1)
    • ►  Oktober 2012 (1)
    • ►  September 2012 (1)
    • ►  Juli 2012 (1)
    • ►  Juni 2012 (1)
    • ►  Mei 2012 (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Oddthemes

Copyright © ;. Designed by OddThemes